Salam hangat terdahsyat luar biasa ntuk semua keluarga SMA N 2 Surakarta.

Hari itu adalah hari yang berbeda dari biasanya. Saya sudah mempersiapkan 75 peta, yang akan saya bagiakan kepada murid – murid saya nanti, dari 75 peta itu terdiri dari Peta Kecamatan Banjarsari, Peta Kecamatan Jebres, Peta Kecamatan Laweyan, Peta Kecamatan Pasar Kliwon, dan Peta Kecamatan Serengan masing – masing 15 lembar.

Hari itu adalah hari rabu dan saya mengajar di dua kelas yaitu XI IPS 3 dan XI IPS 4 masing – masing 2 jam pelajarn. Saya menerapkan pelajaran dan materi yang sama pada kedua kelas itu. Jam pelajaran pertama saya gunakan untuk melanjutkan materi pelajaran yaitu menerangkan tentang natalitas dan mortalitas. Dan pada jam kedua saya gunakan untuk membuat peta kepadatan penduduk.

Murid – murid pun agak heboh ketika saya suruh membuat peta, bahkan mereka pun bingung saat saya membagikan peta kepada setiap siswa. Setelah saya terangkan instruksi untuk mengerjakan tugas itu, mereka mulai menikmati asyiknya membuat peta itu. Dan dengan ini mereka merasa senang karena mereka menganggap geografi itu biasanya membosankan. Saya memberikan kebebasan kepada mereka dalam pembuatan simbol, terserah meraka mau arsir, diwarnai, atau diberi polkadot. Semakin banyak variasi akan semakin memperkaya kreativitas mereka.

Satu jam pelajaran pun selesai dan peta yang saya harapkan dari mereka sudah jadi. Mereka merasa senang dengan kegiatan yang tidak biasa dan guru yang komunikatif. Dan pesan terakhir yang saya berikan adalah : “Peta adalah esensi geografi”.

 

Kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. maka perkenalkan saya adalah Erwin Santosa ( Geografi )..

Setelah saya dulu mengetahui kalau saya akan PPL di SMA 2 Surakarta, hati saya pun gembira karena sekolah itu dekat dengan rumah saya. Tanya – tanya dengan kakak tingkat, dapat berita yang menyejukkan hati karena PPL disana nyaman, Guru dan murid – muridnya pun ramah. Saya pun menjalani hari – hari menuju PPL dengan semangat dan senyum sepanjang hari.

Mulailah persiapan sebelum penyerahan PPL yang akan dilaksanakan Hari Jum’at, 14 September 2012. Persiapan itu diawali dengan berkumpul dengan teman – teman yang PPL di SMA 2. Setelah saya lihat di portal PPL, ternyata PPL di SMA 2 adalah PPL dengan jumlah terbanyak, wah bakalan rame banget ini. Mulailah perkelnalan dengan teman – teman dari Prodi lain, dan ternyata dari 42 Mahasiswa, hanya terdapat 7 orang laki – laki. Hahahaha, ya mungkin karena sekolah itu dekat, jadi banyak yang lebih memprioritaskan perempuan untuk PPL di sana.

Saya pun dipercaya oleh teman – teman untuk menjadi koordinator PPL di sekolah tersebut. Ya saya pun menerima dengan senang hati kepercayaan itu, suatu kebanggaan bagi saya untuk berjuang dengan teman – teman yang “BERKARAKTER KUAT DAN CERDAS” seperti mereka.

Dan hari yang ditunggu pun tiba, tepat hari Jum’at, 14 September 2012 jam 8 pagi. Dengan dihadiri oleh seluruh Mahasiswa PPL  SMA 2 Surakarta, Koordinator doesn pembimbing kami yaitu Bapak Drs. MH Sukarno, MPd, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Surakarta, dan Wakasek yang terdiri dari Wakasek Humas, Wakasek Kurikulum, Wakasek Sarana dan Prasarana, dan Wakasek Kesiswaan. Kami mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena acara maju setengah jam dari jadwal, diharapkan dengan awal yang baik maka kedepannya pun akan berjalan dengan baik pula.

Acara penyerahan berjalan dengan singkat dan lancar, banyak pesan yang baik dari Koordinator Dosen Pembimbing, Kepala Sekolah, dan dari Wakasek yang memberikan pesan – pesan yang membuat kami kian semangat untuk menjalani PPL.

Setelah acara penyerahan selesai, kami menjali tiga hari untuk pengenalan sekolah, yaitu hari senin hingga rabu ( 17-19 September 2012 ). Banyak bidang yang memberikan pengenalan, antara lain Wakasek Kurikulum, Wakasek Humas, Wakasek Kesiswaan, Wakasek Sarana dan Prasarana, Kunjungan perpustakaan, Bimbingan Konseling, dan Tata Usaha. Selalu ada keriaan pada tiap – tiap sesi pengenalan sekolah, karena para Guru di SMA 2 Surakarta sangat menerima dan ramah.

Kesan kami adalah bahwa kami sebagai Mahasiswa PPL disambut dengan sangat baik, dikenalkan lingkungn sekolah dengan sangat lengkap, dan diberikan keramahan dan kemudahan yang luar biasa. Kami diharapkan oleh sekolah dapat belajar banyak dalam kesempatan PPL ini agar tidak hanya sekedar PPL, tetapi menjadi Mahasiswa PPL yang “DAHSYAT LUAR BIASA”.

Maka dengan ini, kami berjanji dengan pihak sekolah akan mendayagunakan seluruh kemampuan kami, menaati peraturan, dan mengabdi kepada SMA Negeri 2 Surakarta selama menjadi Mahasiswa PPL.

Kami akan menjadi mahasiswa PPL yang “DAHSYAT LUAR BIASA” bagi SMA Negeri 2 Surakarta.

—– KESUNGGUHAN MEMBUAHKAN PRESTASI —–

MATEMANIA

Ini tulisan pertama mahasiswa matematika ppl SMA 2 Surakarta. Maaf baru muncul….

Berikut yang dapat saya laporkan berkaitan dengan observasi guru mengajar/ model les dengan guru pamong matematika yaitu Dra. Nunuk Sarwiyati. Kegiatan ini berlangsung di kelas X.3 pada hari sabtu, 24 september 2011.

Kelas X.3 terdiri dari 33 peserta didik, dengan jam pelajaran matematika adalah 2 jam pelajaran dalam satu minggu (ini yang khusus diampu oleh Dra. Nunuk Sarwiyati).

Selanjutnya, beberapa gambar kegiatan di kelas yang dapat saya dokumentasikan antara lain:

Ilustrasi:

Di depan kelas guru sedang membahas soal-soal ulangan bab akar yang telah dilaksanakan tanggal 17 september 2011 (soal-soal yang dirasa sulit oleh peserta didik).

Ilustrasi:

Setelah pembahasan soal-soal ulangan kemudian guru memberikan soal-soal sebagai latihan, evaluasi hasil belajar, dan mengukur keaktifan peserta didik yang berkaitan dengan materi yang akan digunakan mid semester. Peserta didik dipersilahkan menuliskan hasil pekerjaannya di depan, dan di kelas X.3 ini tergolong peserta didiknya sangat aktif, terbukti ketika guru menyampaikan materi dan ketika ada yang belum jelas maka langsung bertanya, dan ketika diberi soal-soal latihan mereka pun berebut untuk mencoba menuliskan hasil pekerjaannya di depan kelas.

Minggu kedua setelah serah terima di SMA 2 Surakarta adalah kegiatan model les. di sini mahasiswa PPL masih mengikuti pamong dalam mengajar, atau sebagai asisten guru pamong. Memperhatikan cara guru mengajar sekaligus kesempatan untuk mengenal para siswa dan membantu kesulitan para siswa dalam mengikuti pelajaran seni rupa.

Kegiatan belajar mengajar seni rupa di SMA 2 Surakarta diawali dengan penjelasan singkat mengenai materi yang akan di kerjakan, atau untuk mengingatan siswa tentang materi yang telah dipelajari dulu.

Penjelasan singkat guru

Siswa memperhatikan penjelasan singkat guru

Mahsiswa ppl menjadi asisten guru pamong pada minggu kedua

Alasan yang biasanya membuat para siswa kurang menyukai pelajaran seni rupa adalah karena para siswa merasa tidak bisa menggambar dan kurang berusaha dalam mencoba menggambar. Dengan pendekatan individu, siswa membuka diri dan mengatakan permasalahan mereka sehingga guru bisa membantu siswa. Dan jika siswa sudah mulai mencoba dan merasa bisa, siswa akan lebih tertarik mengikuti pelajaran.

 

Pendekatan individual yang evektif dalam seni rupa

kegiatan belajar siswa

Mahasiswa PPL di SMA N 2 Surakarta terdiri dari 38 mahasiswa, diantaranya prodi pendidikan geografi. Mahasiswa prodi pendidikan geografi yang PPL di SMA Negeri 2 Surakarta adalah Dewi Suci Gerhanawati (K5408025) dan Yetty Wihertanti (K5408055).  Kelas yang diajar adalah XI IPS yang terdiri dari enam kelas. Guru pamong untuk mata pelajaran geografi kelas XI IPS yaitu Drs. H.Suparjo. Guru mengajar menggunakan media power point.

Jumlah jam yang didapatkan adalah masing-masing kelas 2 jam pelajaran. Jumlah siswa masing- masing kelas adalah XI IPS 1 = 36 siswa, XI IPS 2 = 37 siswa, XI IPS 3 = 35 siswa, XI IPS 4 =36 , XI IPS 5 = 35, XI IPS 6 = 35. Ruangan kelas XI sudah dilengkapi LCD sehingga memudahkan untuk menjelaskan. Hasil observasi yang menunjukkan bahwa siswa- siswa kelas XI IPS mayoritas mengantuk dan berbicara dengan temannya saat mata pelajaran geografi.

 Keadaan XII IPS 1 saat guru mengajar

Suasana saat mengajar XII IPS 2 ( Dewi Geografi)

Yetty mengajar di XI IPS 6

Siswa mendengarkan pelajaran

Hari-hari yang dilakukan pada saat PPL bermacam-macam. Tanggal 19 September 2011 mendapat tugas piket menjaga mata pelajaran PKN jam ke 5. Pada 26 September 2011 mendapat tugas piket di kelas XI IPS 3 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam jam ke 5-6. Orientasi kelas dengan guru pamong tanggal 19-23 September 2011. Sementara ikut menjaga ulangan pada 26- 28 September 2011 dan mulai mengajar tanggal 30 September 2011.

…..by dewi dan yetty (Pend.Geografi)

Hari Jumat ( 7/10 2011) pada jam pertama adalah jadwal Bimbingan dan Konseling. Pada pagi hari tersebut, saya akan memberikan  layanan informasi tentang kebersihan dan kesehatan di kelas X 1. Materi yang disampaikan adalah tentang pengerrtian kebersihan dan kesehatan, pentingnya menjaga kebersihan diri siswa, komponen yang menandai terjaganya kebersihan diri, tanda orang yang tidak memperhatikan kebersihan diri, akibat tidak menjaga kebersihan diri, serta cara menjaga kebersihan diri agar dapat menjaga kesehatan diri. Penyampaian layanan ini bertujuan agar siswa mampu mencapai pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan diri sehingga akan mencegah atau meminimalkan terjangkit penyakit pada diri siswa.

Uraian kegiatan pelaksanaan layanan informasi tentang Kebersihan dan Kesehatan di kelas X 1 adalah sebagai berikut :

1.      Pendahuluan

a. Presensi kehadiran siswa, pengecekan keadaan siswa maupun keadaan fisik kelas.

b.Apersepsi : apakah siswa sudah mempersiapkan diri untuk menerima materi yang akan disampaikan, dan  seberapa banyak pengetahuan siswa mengenai materi yang akan disampaikan.

2.      Inti

Guru menjelaskan tentang : pengertian Kebersihan dan Kesehatan, pentingnya Kebersihan  diri bagi  kesehatan, komponen kebersihan diri, tanda orang yang tidak memperhatikan  kebersihan diri., akibat tidak menjaga kebersihan diri, cara menjaga kebersihan diri..

3.      Penutup

Memberikan pertanyaan sebagai evaluasi pemahaman siswa tentang kebersihan dan kesehatan serta menyampaikan kesimpulan tentang materi yang disampaikan.

Layanan ini diselenggarakan di ruang perpustakaan karena penyampaian layanan ini memanfaatkan LCD untuk menayangkan slide tentang kebersihan dan kesehatan tersebut. Hal ini disebabkan belum tersedianya fasilitas LCD pada kelas X SMA Negeri 2 Surakarta, sehingga apabila akan menyampaikan materi yang memerlukan LCD maka dapat meminjam ruang perpustakaan untuk pelaksanaan pembelajaran.

Sebelum penyampaian materi tersebut, siswa-siswa diminta untuk mengisi angket sosiometri untuk membentuk kelompok belajar serta untuk mengetahui siswa yang paling disukai dan siswa yang dikucilkan atau tidak disukai oleh teman-teman sekelasnya. Tujuan pemberia angket sosiometri ini, agar guru BK dapat mengetahui siswa yang dikucilkan oleh teman sekelasnya agar dapat diberikan layanan yang sesuai bagi siswa tersebut, sehingga mampu mencapai perkembangannya seseuai tahap perkembangan siswa tersebut, dan pada akhirnya dapat menjalani kehidupannya dengan lebih baik.  ^_^

 

Posted by : Avita Setya W

          Salah satu hal menarik mengenai dari SMA 2 Surakarta adalah pelajaran seni rupanya. Siapa sangka mata pelajaran seni rupa di SMA 2 Surakarta memiliki begkel sendiri. Bukan Cuma mata pelajaran biologi, kimia, fisika atau computer saja yang melulu ada labnya, mata pelajaran seni rupa di SMA 2 Surakarta juga ada bengkelnya, keren ya.

Bengkel seni rupa SMA 2 Surakarta

Dengan adanya bengkel seni rupa ini, siswa bisa lebih semangat dalam menyambut pelajaran seni rupa, karena terasa lebih santai dan sejenak meniggalkan suasana kelas yang formal dan monoton. Di dalam bengkel sudah terdapat alat peraga, peralatan dan perlengkapan dalm membantu pelajaran seni. Di dindingnya terdapat karya-karya seni baik karya dari guru seni di SMA 2 Surakarta maupun karya siswa SMA 2 Surakrta.

LCD  pendukung kegiatan belajar mengajar

Perlengkapan dan peralatan di bengkel

Karya siswa dan guru SMA 2 Surakarta

Alat peraga, peralatan dan perlengkapan di bengkel

Sambil mengikuti kegiatan belajar mengajar  di bengkel, siswa juga bisa mendengarkan alunan music yang menambah kegiatan belajar mengajar menjadi terasa menyenangkan, hingga kadang tidak terasa bel sudah berbunyi.

Santainya belajar sambil mendengarkan music.

Beberapa karya siswa SMA 2 Surkarta yang dipajang didinding bengkel


92,9 FM Solo Radio bekerjasama dengan PT Sinar Sosro, Tbk menggelar program Kantin Seru di SMA N 2 Surakarta. Sekolah yang mengikuti program ini sebanyak 30 sekolah, masing-masing kota 15 sekolah.

Program ini diisi dengan berbagai macam kegiatan, antara lain kompetisi branding kantin, kompetisi penjualan produk Fruit tea, kompetisi penampilan ekstrakurikuler, kompetisi upload foto gokil sekolah masing-masing di Facebook Fruit Tea, dengan hadiah jutaan rupiah.

(byAdmin PPL Mukhlis)

Alhamdulillah yaa.. ^_^

Hari Jumat kemarin (30/9 2011) pertama kali saya memberikan Layanan Bimbingan Kelompok tentang Pemahaman Diri kepada siswa di kelas X-1. Walaupun tidak sempurna, namun prosesnya tidak jauh dari yang telah saya rencanakan sebelumnya. Berikut ini adalah uraian kegiatan pelaksanaan Bimbingan Kelompok Pemahaman Diri yang saya berikan di kelas X-1 pada hari Jumat, 30 September 2011:

  1. Pembukaan dan Do’a
  2. Kegiatan Awal :   Pada Kegiatan Awal ini, saya memperkenalkan diri kepada siswa terlebih dahulu, kemudian menanyakan kepada siswa tentang pemahaman terhadap dirinya sendiri sebagai apersepsi siswa.
  3. Kegiatan Inti:     Memasuki Kegiatan inti, hal yang saya laksanakan antara lain, yaitu menjelaskan kepada siswa tentang keadaan yg akan dilaksanakan, serta menjelaskan tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut. Kemudian membagikan kertas kepada siswa untuk menuliskan kelebihan dan kekurangan dirinya dan teman satu kelompokknya, serta mendiskusikan bersama kelebihan dan kekurangan tersebut.
  4. Kegiatan Penutup:  Setelah semua kegiatan layanan bimbingan kelompok tersebut terlaksana, maka saya menanyakan tentang manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut kepada siswa. Serta menutup kegiatan Bimbingan kelompok dengan pengumpulan kertas yang berisi hasil diskusi siswa.

 

Posted by : Avita Setya W

Assalamu’alaikum.. ^_^

Nama saya Avita Setya Widyasputri, salah satu praktikan PPL di SMA Negeri 2 Surakarta dari Program studi Bimbingan dan Konseling..

Di sekolah mitra ini, tugas kami (saya dan rekan saya: Agustin Yahya Mardianingsih) hampir setiap pagi antara lain, menerima pendaftaran bagi siswa yang terlambat datang di sekolah (hehehe.. ) dan  menyalin serta memeriksa kembali daftar presensi siswa tersebut.
Bagi siswa yang sudah terlambat lebih dari 6 kali maka akan dipulangkan untuk datang kembali di sekolah bersama orang tua / wali siswa dan akan diizinkan masuk kelas setelah orang tua / wali siswa yang bersangkutan hadir dan berkonsultasi tentang ketidakdisiplinan siswa tersebut dengan guru piket atau guru BK yang sedang bertugas, sehingga tidak terulang kembali.

Kami akan meninggalkan kegiatan ini pada hari-hari tertentu, yaitu ketika kami memiliki jadwal memberikan layanan BK di kelas yang berlangsung pada jam pertama…

Selain kegiatan di atas, kegiatan lain yang kami lakukan adalah memeriksa ulang daftar kehadiran siswa dan mencocokan daftar tersebut, dengan lembar kegiatan harian di kelas, untuk mengetahui siswa yang sakit atau izin atau tidak masuk pada hari tertentu atau siswa membolos pada jam mata pelajaran tertentu. Hal ini dilakukan agar pihak BK memperoleh informasi untuk menangani siswa-siswa yang kurang disiplin agar pelanggaran tersebut tidak berlarut-larut dilakukan. Tindak lanjut yang dilakukan pihak BK adalah melakukan panggilan siswa untuk diminta keterangan atau bila perlu dilakukan konseling kepada siswa yang bersangkutan maupun dengan menghadirkan orang tua / wali siswa ke sekolah agar mengetahui keadaan siswa tersebut dan dapat berkonsultasi sehingga akan membantu siswa baik langsung maupun tidak langsung dalam upaya memperbaiki diri.

Nah..itulah sepenggal kegiatan saya di sekolah ini..

Wasalamu’alaikum.. ^_^

 

Posted by : Avita Setya W

Kategori

How’s your comment